Webmaster . Webmaster lama

Paul Prak   * 4-12-1965    † 20-9-2004

Paul Prak, pengurus website yang pertama, sudah meninggal dunia pada tanggal 20 September 2004. Paul telah memainkan peranan besar dalam pembentukan dan pengurusan website Litindo. Itu sebabnya kami tidak mau menghapus bagian yang ditulisnya untuk memperkenalkan diri, tetapi memindahkan tulisannya tersebut ke ruang khusus ini. Dengan demikian kami ingin menandakan rasa hormat kepadanya, seperti juga nyata dalam dua berita yang ditempatkan pada waktu kesakitan dan kematiannya.

Bolehkah saya juga memperkenalkan diri?

Nama saya Paul Prak. Saya lahir pada tanggal 4 Desember 1965 di Groningen, dibesarkan di situ, dan sampai sekarang pun masih tinggal di kota itu. Meskipun saya tidak dibesarkan dalam lingkungan yang beriman, tetapi sejak dahulu saya tertarik ke arah itu. Pada hari Paskah di tahun 2000, saya berkunjung ke rumah seorang sahabat karib. Tetapi pada sore harinya dia hendak ke gereja. Jadi, pada saat itu saya harus memilih: ikut ke gereja, atau menunggu dia pulang dari gereja, atau pulang ke rumah saya sendiri. Saya memilih yang pertama.
Sejak saat itu saya membuka hati saya untuk Roh Kudus, dan saya percaya dengan segenap hati dan jiwa saya kepada Allah, Bapa Surgawi kita, Allah Yang Mahakuasa, Pencipta langit dan bumi; dan kepada Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal, Tuhan kita.

Karena perasaan bahagia yang saya terima itu, saya merasa terdorong dengan kuat untuk melakukan sesuatu sebagai balasan. Tetapi karena di tahun-tahun 80-an saya mengalami dua pembedahan yang besar, saya tidak dapat dan tidak boleh melakukan pekerjaan-pekerjaan yang berat, sebab itu saya mencari kemungkinan-kemungkinan yang lain. Tidak lama kemudian saya berhasil bekerja pada kelompok kerja internet Gereja-gereja Gereformeerd (dibebaskan) di Groningen (GVGroningen) sebagai penghubung untuk jemaat Helpman, dan kemudian juga sebagai juru program pada Bagian Teknik. Segera setelah itu, melalui ketua kami, saya menerima tawaran dari Gerard Muis (GZD) untuk menjadi webmaster dari LITINDO. Tawaran itu saya sambut dengan baik, dan sekarang pun saya masih melakukan pekerjaan itu dengan senang hati.

Di bagian bawah monitor ini ada nama Webworks Nederland sebagai acuan kepada manajemennya. Webworks Nederland ialah nama perusahaan non-profit yang dijalankan oleh satu orang untuk membantu penggunaan komputer oleh kaum partikelir dan mkb (?). Saya selalu bercita-cita untuk memperluas perusahaan ini, tetapi sayangnya, kekuatan saya belum memadai untuk melakukannya.

Warna kesukaan saya ialah biru; warna yang paling mudah dipakai di antara segala nuansa warna. Biru ialah warna gambaran abstrak yang menunjuk kepada keyakinan, rasa kesepian, dan hal yang dapat diandalkan. Saya ini orang yang suka merenung, yang senang menghabiskan waktunya seorang diri, dan dalam segala ketenangan. Berbicara tentang sahabat, saya lebih suka bergaul dengan satu atau dua orang teman yang karib daripada dengan banyak orang, yang pada suatu saat tidak pernah lagi kita lihat atau dengar kabarnya. Sikap saya memberi kesan yang tenang dan teduh kepada orang lain. Tetapi meskipun begitu, ada kalanya juga saya menanggapi hal-hal yang remeh secara sangat emosional. Sebaliknya, saya sering berpikir dahulu 10 kali sebelum saya memberi keputusan yang baik. Barangkalai pendekatan saya yang dapat dipercaya dan yang telah saya pertimbangan dengan matang, berwarna biru.

naar boven

Paul Prak sakit keras (17-09-2004)
Pada tanggal 27 Agustus lalu Paul Prak, webmaster Litindo, mengirim berita yang berikut ini kepada saya:
''Tadi saya diberitahu oleh dokter ahli urat syaraf bahwa saya mengidap penyakit tumor ganas yang disebut Neuro Blastroma. Kalau memang itu kehendak Tuhan, penyakit ini tidak terobati, dan itu berarti bahwa tak lama lagi saya harus berpisah dari saudara semua. Dokter memperkirakan bahwa saya masih mempunyai waktu beberapa bulan. Selama masa itu kesehatan saya akan semakin menurun, sampai akhirnya maut menjemput. Saya sendiri tidak terlalu sulit menghadapi kenyataan ini karena saya yakin saya ini anak Tuhan. Saya minta kepada saudara semua supaya menunjukkan pengertian kepada kedua orangtua dan famili saya. Saya minta kesediaan saudara-saudara untuk berdoa bagi mereka, meskipun ayah dan ibu saya bukan anggota gereja. Tetapi mereka juga manusia ciptaan Tuhan''.
Seminggu kemudian Paul tidak sadarkan diri. Sejak itu dia berbaring di rumah sakit dalam keadaan koma. Meskipun dia tidak bisa lagi diajak berkomunikasi, tetapi kadang-kadang terasa bahwa dia tahu kalau ada orang yang datang berkunjung. Memang sudah beberapa waktu lamanya kita semua tahu bahwa Paul sangat mengkhawatirkan kesehatannya (baca apa yang ditulisnya sendiri pada halaman perkenalannya dalam website ini). Tetapi tidak seorang pun menyangka bahwa kesehatannya begitu cepat memburuk, sehingga kita semua sangat terkejut. Marilah kita berharap dan berdoa bahwa dia masih akan siuman. Sikap Paul yang tenang dan penuh iman itu, begitu pula iman kita sendiri sulit dipahami oleh ayah dan ibunya. Secara khusus ibunya meminta supaya pihak gereja datang berkunjung, karena dia tahu bahwa hal itu sangat penting bagi Paul. Semoga Tuhan yang Mahakuasa berkenan menggerakkan hati orangtua Paul dan juga saudara laki-lakinya, sehingga mereka juga ingin mengalami ketenangan penuh iman yang dimiliki Paul.



Paul Prak meninggal dunia (20-09-2004)
Tadi pagi, 20 September 2004, pada waktu dini hari, Paul meninggal dunia. Meskipun kedua orangtua Paul maupun kami yang mengunjunginya melihat tanda-tanda bahwa Paul mulai siuman, ternyata jalan Tuhan berbeda. Kami semua memang sangat terkejut, tetapi ada juga sukacita karena kami yakin bahwa sekarang Paul ada bersama Juruselamatnya, yang sudah dirindukannya. Di bumi ini keadaannya sudah tidak memberi harapan lagi, tetapi Paul tidak pernah putus asa. Sering dia membicarakannya secara jujur, dan dengan caranya sendiri. Juga dalam website ini dia telah bersaksi tentang ketenangan, yang diterimanya dari Tuhan ketika dia mulai mengenal Kristus beberapa tahun yang lalu. Sejak 2001 Paul terlibat sebagai webmaster dalam programa baru website kita. Dia bekerja dengan penuh semangat, dan masih mempunyai banyak rencana untuk mengembangkan dan memperbaiki website kita. Namun beberapa bulan terakhir tampaknya dia semakin sulit mengerahkan tenaganya. Belakangan ini kami paham apa sebabnya.
Terutama bagi kedua orangtuanya, ketenangan yang terpancar dari dirinya dalam minggu-minggu terakhir, sulit dipahami. Tetapi Paul memang sudah siap; dia sudah siap untuk memasuki kebahagiaan yang telah dijanjikan kepadanya. Hanya satu hal yang masih membebani pikirannya, yaitu kedua orangtuanya. Sebab itu hendaknya kita mengingat mereka dan juga saudaranya dalam doa yang kita panjatkan kepada Tuhan. Semoga dalam hari-hari mendatang ini Tuhan memberi kekuatan dan penghiburan, dan lebih-lebih juga ketenangan dalam iman yang dimiliki Paul.

Atas nama Litindo,
Jaap Groen, redaktur website.

naar boven