BPK Gunung Mulia


Pdt. Venema sedang berunding dengan pimpinan BPK, direktur Dr. Budi Arlianto (kanan) dan Drs. Chrysostomos Sihotang (kiri).
Sesudah Perang Dunia II, di bawah tekanan keadaan, terbentuklah sebuah Komisi-Darurat Gereja dan Zending. Dalam komisi itu alm. Dr. J. Verkuyl memainkan peran yang penting. Pada tahun 1950 komisi itu diberi nama: Badan Penerbit Kristen (BPK), yang menerbitkan buku bacaan Kristen di Indonesia. Sejak saat itu banyak buku Kristen bermunculan. Sekarang ini BPK adalah badan penerbit Kristen yang terbesar di Indonesia.
Sebelum LITINDO terbentuk, BPK sudah mencetak atas prakarsa zending, terjemahan buku-buku 'Verantwoord Handelen' (Prof. Dr. J. Douma) dan 'Als Huisverzorger Gods' (Dr. A.N. Hendriks). Kedua judul itu sampai kini masih dijual, dan telah mengajami beberapa kali cetakan ulang. Sekarang ini LITINDO juga menyuruh cetak berbagai buku pada badan penerbit itu.

 kembali ke halaman tadi