Hutan belantara, penduduk tanpa busana, kaum pengayau
Gereja-gereja kecil bersahaja, jauh di tengah rimba
Baptisan di sungai, di bawah terik surya khatulistiwa
Sekolah Alkitab, jauh di daerah pedalaman.
Itulah awal yang kian berkembang berkat restu Ilahi
Pekabaran Injil Gereformeerd di Sumba, Kalimantan, Papua
Gereja dibentuk, gereja dibangun
Gereja-Gereja Reformasi di Indonesia (GGRI).
Namun, tugas itu belum usai!
Masih banyak dana dan tenaga dibutuhkan
guna mendidik pendeta dan penginjil di tiga wilayah itu
guna membina pendeta dan tua-tua dalam prakteknya
Untuk itu diperlukan juga buku-buku
Buku tafsiran dan buku pedoman teologia
Lektur gereformeerd tentang pokok-pokok etik
LITINDO menyediakan buku-buku itu
Buku yang dijual dan dibaca di seluruh Indonesia
Di kalangan GGRI sendiri, tetapi juga di luarnya
Di negara berpenduduk sedikitnya 200 juta jiwa
Dan sekitar 20 juta orang Kristen di antaranya
LITINDO, LEMBAGA PEKABARAN INJIL DI ABAD KE-21!