Perjalanan dinas
Seandainya para penulis LITINDO diharuskan untuk bekerja tanpa henti di kantor di Belanda, tanpa variasi sedikit pun, maka pastilah tugas mereka sangat menjemukan dan juga bersifat teoretis belaka. Lagipula pekerjaan itu tidak mungkin sempurna. Sebab itu para penulis secara teratur mengadakan perjalanan dinas ke kelompok-kelompok tujuan mereka di Indonesia.
Dalam mengatur perjalanan itu, diusahakan bahwa setiap tahun ketiga wilayah GGRI (NTT, Kalimantan, Papua) masing-masing dikunjungi oleh LITINDO. Ketika LITINDO masih memiliki tiga pengarang yang bekerja purnawaktu, hal itu tidak merupakan masalah. Tetapi sejak Pdt. Riemer bekerja 50% untuk IRTT (Institute for Reformed Theological Training), setiap dua tahun sekali seorang anggota Dewan Redaksi mengadakan perjalanan dinas itu sebagai gantinya. Sekarang ini, dari tempat tugasnya di Jakarta, Pdt. Venema setiap tahun mengunjungi salah atu dari ketiga wilayah GGRI.
Sebuah perjalanan dinas biasanya berlangsung selama enam atau tujuh minggu. Mengingat kerjasama para penulis di Belanda, sedapat mungkin mereka berangkat pada waktu yang sama. Dengan demikian di Jakarta mereka dapat bersama-sama berunding dengan berbagai relasi LITINDO: para penerjemah, para penerbit, dan berbagai instansi lainnya. Kemudian menurut giliran perjalanan, secara terpisah mereka mengunjungi salah satu dari ketiga wilayah GGRI, yaitu gereja-gereja di bawah satu sinode, yang telah meminta hasil karya kami. Kunjungan-kunjungan itu sangat penting, karena mengukuhkan relasi yang terjalin antara kedua pihak. Di tempat tujuan itu para penulus LITINDO melaporkan kemajuan pekerjaan mereka. Selain itu mereka mengadakan banyak pembicaraan dengan para pendeta, para penatua dan para anggota jemaat. Dengan cara itu para penulis mengetahui betul segala apa yang terjadi di gereja-gereja itu.



Perjalanan dinas seperti itu merupakan masa tujuh pekan yang sangat intensif! Tetapi pada waktu mereka pulang lagi ke Belanda, aki mereka seakan-akan sudah terisi penuh, sehingga dengan motivasi dan tenaga yang baru, mereka siap melanjutkan lagi pekerjaan yang indah dan mengagumkan itu!